Trip Bersensasi bersama HR23 “Sensation”

[Bus Trip] Jakarta – Kudus

Sabtu, 5 Mei 2018

Rasa penasaranku akhirnya terbayar pada hari itu. Singgasana depan dari kelas tertinggi PO ini menjadi milikku untuk beberapa jam kedepan. Jujur, ini kali pertama aku naik armada bus malam PO Haryanto. Walau sebelumnya pernah naik yang Patas Kudus – Yogyakarta, tapi tentu sensasinya akan berbeda dengan armada bus malam yang akan banyak mempertontonkan aksinya dijalanan.

Bertolak sekitar pukul 5 sore dari terminal terpadu Pulogebang. Dengan kondisi penumpang yang sudah rata bangku. Dari sini, bus masih akan berhenti di agen Karawang Barat hanya untuk menaikkan paket saja.

Penampakan tiket PO Haryanto

Seat depan Super Eksekutif (source; fb)

Dinahkodai oleh mas Agus Barongan yang bertindak sebagai driver pinggir. Baru masuk pintu tol Pulogebang saja sudah disuguhi aksi goyang kanan-kiri. Bus tampak halus melahap setiap celah kosong yang ada di depannya. Skill mas Agus yang biasanya hanya bisa kulihat melalui video rekaman sekarang bisa langsung kurasakan.

Sayang, imbas proyek tol Japek lantai 2 menghentikan aksi ini. Padatnya kendaraan mengular semenjak lingkar tol Cikunir. Aksi sundul-sundulan pun terjadi. Beberapa kendaraan memaksa masuk ke celah kosong didepannya. Kami nikmati saja dari dalam kabin, sambil ngobrol membahas apapun yang terlihat di depan mata.

Kemacetan baru terurai di KM 36. Melihat jalan lurus di depannya, mas Agus langsung memacu kendaraannya. Aksi sasat-seset episode 2 pun terjadi. Bagaimana bus tampak halus melalui kendaraan di depannya. Ayunan empuk suspensi built up RN285 membuat kami sedikit bergoyang di dalam kabin.

Terlihat beberapa armada muriaan maupun selatan menjadi teman kami malam itu. Agra BM 109, Garuda Mas, Haryanto HR 144, Budiman 348 Jetbus3 , Murni E53. Sesekali dari mereka mencoba mendahului, namun tetap saja bisa kami dahului.

Pukul 21:20. Kami diarahkan keluar pintu tol Kanci, pertanda sebentar lagi akan memasuki RM. Menara Kudus Cirebon untuk servis makan. Beriringan bersama HR 39 yang sedari KM 143 bermain kejar-kejaran.

Di RM Menara Kudus ini memang dikhususkan untuk servis makan PO Haryanto. Sehingga kalau kesini di jam servis makan, akan ramai sekali kelap-kelip lampu hias bus Haryanto. Di RM ini yang menjadi andalan adalah nasi gorengnya, sayangnya ketika kami datang sudah habis dan hanya tersisa soto dan nasi rames saja. Ketika sedang menyantap makanan, tiba-tiba pengeras suara menyuruh kami dan para penumpang HR23 untuk segera kembali kedalam bus. Jujur, inilah waktu servis makan tersingkat selama kami menaiki bus malam, hanya kurang dari 20 menit. Padahal setelah makan kami niat berburu foto armada PO Haryanto yang ada saat itu. Namun urung kami lakukan.

Menu servis makan PO Haryanto

Armada HR23 “Sensation”

Selepas rumah makan. Kemudi diambil alih oleh mas Ali. Bus tidak lagi diarahkan masuk ke tol, melainkan menyusuri jalanan Utara pantai Jawa. Melewati Brebes lalu Pekalongan.

Selama melewati jalan ini, kami iring-iringan bersama Raya non AC. Aksi kejar-kejaran yang cukup sengit terjadi sepanjang alun-alun Pekalongan sampai memasuki Kendal. Teringat postingan di salah satu linimasa bahwa non AC ini memang cukup bisa disebut pelari. Walau berbekal mesin lawas 1521 kuler, permainan apiknya cukup membuat kami kesulitan mengejar.

Hingga akhirnya, sang non AC mengurangi lajunya di lajur kanan. Memberi kami kesempatan untuk lewat. Diberinya sapaan klakson oleh mas Ali, namun tak terbalas. Bus kami melenggang bebas meninggalkan Raya non AC dibelakang. Tak ada lawan lagi.

Dan pukul 3:03. Akhirnya kami sampai di seberang terminal Jati Kudus. Kami turun disini. Tak lupa ucapan terimakasih kepada mas Ali, mas Agus dan kernet mas Roni. Cukup puas sudah dimanjakan aksi luar biasa selama perjalanan. Akhirnya terpenuhi juga target mencicipi kursi panas Sentsation ini. Semoga lain waktu bisa menjajal unit kresannya, Java’s King.


PO Hariyanto

  • Super Eksekutif
  • HR 023 (Sensation)
  • B 7125 VGA
  • Seat 1B
  • 6 Seats Super Eksekutif (2–1) + 22 Seats Eksekutif (2–2)
  • Start : 17:08 (Terminal Pulogebang)
  • Break : 21:32 (RM. Menara Kudus, Cirebon)
  • Finish : 3:03 (Terminal Kudus)
  • Hino RN285 Air Suspension
  • JetbusHDD Karoseri Adiputro

4 thoughts on “Trip Bersensasi bersama HR23 “Sensation””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *