Trip Report Budiman Yogya – Tasik

[Bus Trip] Yogya – Tasik

Sabtu, 17 Februari 2018

Setelah berembuk dan diskusi alot. Kami akhirnya memutuskan menggunakan jasa PO Budiman untuk mengantar kami ke Tasik.

Tadinya, plan kami dari Jogja ini adalah ingin naik Efisiensi sampai Buntu, lalu disambung Sugeng Rahayu (SR) sampai Tasik atau Bandung. Namun, faktor tidak ingin repot dan menghindari ketidak jelasan armada, kami memilih cari aman.

Lagipula, Budiman IL239 sudah menggoda kami untuk segera naik ke dalam singgasananya. Mencicipi cooler di jalur selatan seperti ini pasti memberikan sensasi tersendiri.

Budiman menuju Tasik yang sudah siap di jalur

Pukul 17:30 tepat, bus kami diberangkatkan. Menjadi angkatan terakhir Budiman yang diberangkatkan dari terminal Giwangan ini. Ada sekitar 2/3 penumpang yang naik dari total kapasitas bangku.

Diberangkatkan dari terminal Giwangan

Jalan ring road timur cukup lancar sore itu. Memang, ada beberapa lampu merah yang agak banyak disini. Sampai akhirnya, bus kami berhenti di agen Budiman Imogiri. Menaikan sekitar 5 penumpang dan beberapa karung paket. Aku turun, sekedar mengabadikan armada.

Bersama Budiman IL239

Setelah 20 menitan berhenti, bus kembali diberangkatkan.

Senja mulai datang, bersama malam yang menjelang. Lampu-lampu kota dinyalakan. Warga lokal bersembunyi dibalik pintu.

Alunan kriyet suspensi dan bunyi rem udara tampak indah bersahutan. Berkolaborasi membentuk irama khas. Bus tampak fasih melahap berbagai liukan di depan dengan lembut.

Hingga pada akhirnya sekitar pukul 20:20 malam. Bus diberhentikan di agen kontrolan daerah Purworejo. Kondektur turun, mempersilahkan para penumpangnya istirahat dan ke toilet. Agen kontrolan ini menyatu dengan warung, jadi para penumpang bisa sekalian membeli panganan sekadar untuk mengganjal perut. Walaupun nanti juga akan berhenti lagi untuk servis makan.

Saat berhenti kontrolan di agen Purworejo

Sekitar 15 menit berhenti. Bus kembali diberangkatkan.

Jalur sepanjang Purworejo ini tampak sepi. Keramaian terlihat hanya di pusat-pusat kota. Kami juga tidak menemukan sesama bus lain kecuali rombongan pariwisata.

Sang driver masih setia dibalik kemudinya. Memacu kendaraannya dengan gaya mengemudi yang tak berubah sejak awal berangkat. Tetap nyaman dan sukses menina bobokan penumpang. Aku rasa kebanyakan driver Budiman memiliki ke-khas-an tersendiri setiap mengemudi. Inilah mungkin kenapa bus ini dijuluki Rajanya jalur selatan.

Sekitar pukul 22:00. Kami akhirnya berhenti di rumah makan Taman Sari Rasa didaerah Sampang Cilacap untuk servis makan. Begitu melihat namanya, aku langsung teringat dengan dua tempat servis makan bus-bus malam di Pantura yaitu RM. Taman Sari Cipali dan RM. Sari Rasa Kendal. Mungkin nama rumah makan ini terinspirasi dari dua nama tempat makan tersebut ya. Mungkin saja.

Saat servis makan di RM Taman Sari Rasa

RM. Taman Sari Rasa ini cukup luas. Terdapat dua lapangan parkir yang cukup luas di depan jalan dan didalam area rumah makan, yang dipisahkan oleh bangunan ruang makan. Dibagian belakang ternyata terdapat area kolam renang. Rumah makan ini biasa menjadi tempat bagi bus-bus Budiman tujuan Wonosobo, Yogya, Solo, untuk servis makan.

Menunya cukup standar servis makan bus malam. Sepiring nasi diisi sayur, daging/telur, kerupuk dan teh tawar. Dan rasanya cukup enak menurutku.

30 menitan berhenti. Bus kami kembali berangkat. Karena faktor kenyang dan nyamannya ayunan chassis cooler. Sehabis rumah makan aku sukses tertidur. Dan yang ku ingat, bangun-bangun sudah masuk pool Tasikmalaya. Segera bergegas aku turun, sambil memperhatikan barang bawaan takut tertinggal. Saat kulihat jam, ah baru jam 3 ternyata. Kami pun akhirnya memilih beristirahat di pool Tasik ini sambil menunggu bus angkatan pertama menuju Jakarta paginya.


PO Budiman

  • Bisnis AC
  • 49 Seats (2-2)
  • Non Toilet
  • Start : 17:30 (Terminal Giwangan)
  • Control : 20:35 (Agen Purworejo)
  • Break : 22:05 (RM Taman Sari Rasa)
  • Finish : 2:30 (Pool Tasik)
  • Mercedes-Benz OH 1521 Intercooler
  • JetbusHD Karoseri Adiputro

2 thoughts on “Trip Report Budiman Yogya – Tasik”

  1. Bagus mas RR nya 👍👍, saya terakhir kali naik budiman tahun 2016 ketika masih kerja di tasik, Tasik – Yogyakarta 95.000 dapet armada OH 1526, sopirnya alus banget jadi sepanjang jalan bobomania 😂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *