Terlambat

[Bus Trip] Surabaya – Kudus – Jepara

Sabtu, 11 Desember 2016

Dengan perasaan tidak yakin aku menaiki bus bergambar panda tujuan Semarang itu. Mau gimana lagi, daripada nanti telat sampai Jepara. Biar saja nanti transit di Kudus. Aku tidak enak pada kedua temanku (Sebut saja Ipi dan Bayu) yang harus menunggu lama. Kami memang berjanji untuk bertemu di Jepara. Tepatnya di garasi bus Bejeu Ngabul. Kami memang akan menaiki bus Bejeu untuk menuju Jakarta malam itu, tiketpun sudah dipesan jauh hari, ya sekalian juga mau ketemu si Blacknia (Armada Scania Bejeu berbodi SHD Adiputro) yang baru rilis semalam. Syukur-syukur bisa langsung naikin, itu juga kalau langsung dipake ngelane.

Di terminal Purabaya itu. Kulihat jam analog pada kabin atas bus menunjukkan pukul 7:15. Aku sudah duduk manis di seat tengah, entah pastinya nomor berapa, kuamankan 2 seat sekaligus. Hal itu kulakukan supaya aku bisa menikmati perjalanan. Penumpang juga tidak terlalu penuh.

Sebenarnya bisa saja aku menunggu bus Jaya Utama langsung ke Jepara jam 9 nanti. Tapi jika melihat jam keberangkatan bus Bejeu dari garasi, hal itu akhirnya urung kulakukan.

Tampak bus Eka dijalur pemberangkatan

Saat itu aku pikir perjalananku masih sesuai dengan rencana. Nyatanya tidak. Jam 11:30 aku masih di Lasem. Dan lebih menyakitkan lagi. Bus Jaya Utama tujuan Jepara dibelakangku tiba-tiba menyalip dari kanan dan meninggalkanku jauh di depan. Greget saja melihatnya. Aku tak habis pikir akan selambat ini. Bayangkan saja bus yang berangkat lebih dulu masih bisa dikejar oleh bus yang jalan 2 jam dibelakang. Seharusnya aku tidak naik ini jika tadi tidak yakin. Aku berusaha tenang selama perjalanan walau rasa cemas masih menyelimutiku selama perjalanan, bagaimana jika nanti aku telat sampai sana. Apalagi mustahil menghubungi teman-teman karena baterai HP yang lowbat.

Pukul 15:30 akhirnya sampai juga di terminal Jati Kudus. Aku turun dan langsung menuju angkot ungu tujuan terminal Jetak yang hampir penuh. Sebelum nantinya berganti dengan bus unyil 3/4 tujuan Jepara.

Jika dihitung, perjalanan dari terminal Kudus menuju bundaran Ngabul tempatku turun hanya sejam setengah dengan sekali berganti angkutan. Dari sana pun harus berjalan kaki lagi sekitar 100 meter menuju garasi.

“Lha ini dia orangnya ditunggu-tunggu, Bay liat dah kelakuan ade lu, hahaa..” Ujar si Ipi begitu melihat kedatanganku.

“Waaahh ni dia, kemana lu gw  telpon ga diangkat-angkat ?”

“Hahaa sorry, HP gw mati bay, kusut banget tadi jalan a**ir, gimana jadi naek Blacknia ?”

“Belum ngelane dia, minggu depan kata mas Jiko” Jelas Ipi.

“Eh tiket lu diganti orang, gw kira tadi gajadi kesini” Kata Bayu.

“Ko gitu ?”

“Orang lu gw telpon daritadi ga diangkat, orang agennya minta kejelasan, yaudah daripada gw nombok, gw cancel aja tiket lu”

“Lha terus gimana ?”

“Coba ke dalem yuk, siapa tau masih ada”

Alhasil setelah negosiasi alot, akhirnya aku diikutkan ke armada Cileungsi. Karena satu-satunya yang masih kosong dan terdekat dengan rumahku hanya itu. Kamipun akhirnya saling berpisah di terminal Kudus, setelah sebelumnya diantar armada dari garasi menuju Kudus, karena bus yang ku naiki tidak berangkat dari garasi. Walau awalnya perjalanan terasa kusut, tapi untungnya aku masih dapat armada untuk pulang, kalau tidak, mungkin cerita ini bakal panjang.

==================================

Surabaya – Kudus

  • PO Sinar Mandiri
  • Surabaya – Kudus – Semarang
  • Patas Ac (2-2) non toilet
  • Start : 7:15 (Surabaya)
  • Istirahat : 11:30 (Rembang)
  • Finish : 15:30 (Kudus)
  • Tarif : Rp 70.000

Kudus – Jepara (Garasi Bejeu)

  • Terminal Jati – Terminal Jetak
  • Angkot
  • Tarif : Rp 3.000
  • Terminal Jetak – Bunderan Ngabul
  • Minibus 3/4
  • Tarif : Rp 15.000

Jepara – Depok

  • PO Bejeu
  • K 1462 AL
  • B21 (Morena Olenk)
  • BE05
  • Jepara – Kudus – Cileungsi
  • Executive Class (2-2)
  • 34 Seat + Toilet
  • 2x Hotspot Wifi + Coffe Marker
  • Tarif : Rp 210.000 Include service makan & snack
  • Start : 19:10 (Kudus)
  • Service makan : 22:00 (RM Bukit Indah)
  • Finish : 5:00 (Depok)
  • Scorpion King (Headlamp Custom) Karoseri Tentrem
  • Hino RK8 R260 Air Suspension